Selasa, 12 Juli 2016

Menanam Okra

Okra apaan sih? pikir saya ketika melihat bibit okra yang dijual di toko bibit online tempat saya beli bibit sayur dan bunga yang saya tanam di kebun. Karena penasaran, saya memutuskan untuk beli sebungkus bibit okra hijau dan sebungkus bibit okra merah. Sebelumnya saya belum pernah makan sayuran itu. 

Browsing di internet saya dapat info tentang tanaman ini. Okra aslinya tanaman yang berasal dari Afrika, tapi lumayan dikenal di Amerika, biasanya untuk bikin semacam sup namanya Gumbo. Mungkin tanaman ini dibawa atau terbawa oleh orang ethiopia yang jaman dulu banyak didatangkan ke amerika untuk jadi budak. Negara lain yang saya temukan di internet yang masakan khasnya pakai okra adalah India. Okra dimasak dengan kuah kari. Karena biji okra itu mengeluarkan getah yang berlendir, dia menambah kekentalan kuah sup ataupun kari. Hampir sama teksturnya seperti kuah capcay yang jadi kental kalau ditambahkan tepung maizena, nah kayak gitu deh getahnya Okra kalau dimasak. 

Biji Okra ukurannya besar, seperti kacang polong, lebih besar sedikit dari biji pepaya. Dalam waktu 2 hari sudah berkecambah, cepat sekali. Tumbuhnya juga cepat, daunnya berjari mirip daun pepaya, di tengahnya ada semburat warna merah. Dalam waktu kurang dari 2 minggu, benih okra sudah bisa saya pindahkan ke pot dan ada juga yang saya tanam langsung di tanah. Katanya tanaman ini suka banget sama matahari dan suka di tempat panas, jadi saya tanam di tempat yang paling banyak dan paling lama kena matahari.

Kurang dari dua bulan muncul bunga Okra. Bunganya ternyata cantik banget, warna kuning, kombinasi ungu di tengahnya. Buah Okranya nanti muncul dari dalam bunga, ketika buah makin membesar, kelopak nya akan mengering dan jatuh. Tapi jangan tunggu sampai besar banget. Buah okra yang sudah besar tidak bisa dimakan karena alot dan keras. Jadi dipetik ketika masih muda, ketika ukuranya kira-kira masih seukuran jari telunjuk. Karena itulah nama lain Okra ini di amerika adalah Lady Finger.

Pohon Okra komplit sama Daun, Bunga dan Buah nya
Satu pohon buahnya banyak banget dan saya punya tiga pohon. Tiga hari sekali saya panen okra. Seperti biasa, dari kebun bergerak ke dapur, saya coba macam-macam resep yang pakai bahan baku Okra. Saya juga coba bikin okra di goreng tepung dan dipanggang untuk jadi cemilan sehat ceritanya, tapi rasanya gak enak, jujur aja hehe.

Okra ini, kalau buat saya, paling enak ditumis biasa pakai sedikit kuah. Seperti yang saya bilang tadi, dia membuat kuahnya mengental sama seperti kalau kita tambahkan tepung maizena. Selain itu Okra juga enak dibikin kari, tapi Okranya dimasukan belakangan supaya tidak jadi terlalu lembek. Menurut saya sayuran ini lebih enak kalau dimasak sebentar saja, jadi masih krenyes-krenyes gimana gitu. 

Tumis Okra

Indian Vegetable Curry with Okra

Buat yang mau coba tanam sayuran yang eksotis, daunnya bagus dan bunganya bagus, terus buahnya bisa dimakan, coba saja tanam Okra. Tanaman ini gak minta diurus, tumbuh sendiri dan cepat. Syaratnya hanya harus kena sinar matahari dan tidak perlu teralu sering disiram. Kalau di tanah, tiga hari sekali cukup. Kalau tanam di pot siram dua hari sekali cukup kecuali kalau udara lagi panas banget dan tanahnya terasa kering boleh lah sehari sekali.  

Oia, yang baru saya tanam memang Okra hijau saja, yang Okra merah belum saya tanam. Mungkin bulan ini mau coba tanam okra hijau lagi dan okra merah, nanti pasti kalau dimasak jadi cantik warna-warni. 


24 komentar:

  1. Cieeh ini nih yang gua suka

    Gua berguru sama lu yah Mil, jangan males balas pertanyaan pertanyaan gua yah

    BalasHapus
  2. Di Bali juga sudah mulai banyak restoran yang jadikan okra sebagai salah satu menu andalannya. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ditanamanya mudah dan bentuknya bagus, jadi bisa untuk mempercantik makanannya

      Hapus
  3. belum pernah coba, Kayaknya kuahnya gurih2 Seger ...
    NLP Surabaya
    Jadi ngiler

    BalasHapus
  4. Wow ada bahan makanan yang baru lagi nih. Jujur baru denger tanaman Okra di Blog ini haha.

    Btw, tanaman ini ada khasiatnya juga gak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Katanya di potong2 direndam di air terus diminum secara teratur bisa menurunkan kadar gula / diabetes

      Hapus
  5. wah baru tau tanaman okra..:D Suka deh sama blogger yang suka gardening.

    Salam kenal mbak

    BalasHapus
  6. Saya belum pernah mbak makan okra, kalau boleh saya tahu apakah sudah tersebar luas okra ini ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di beberapa supermarket sdh ada kang, kalau di pasar dan tukang sayur belum nemu

      Hapus
  7. Lho, aku baru tau kalau okra ada bunganya, hehehe :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebenarnya smua tanaman yg ada buahnya, ada bunganya

      Hapus
  8. gw ga suka okra >_<
    anyway, awal2 gw jg suka berkebun. sekarang2 krn kayaknya tanah halaman gw ga subur (apa gw ga pinter nanem), semua urusan perkebunan gw, gw serahin ke tukang kebun..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaaa jadi urusan kebun udah dikasi ke tukang kebun?

      Hapus
  9. Okra itu semacam oyong tapi kecil2. Atau oyong versi babonnya okra?!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Beda sama oyong mba ratu, okra itu kacang2an, lebih mirip buncis dan kacang panjang

      Hapus
  10. saya kira buah okranya gak bisa di masak, tapi ternyata bisa ya..

    BalasHapus
  11. Wowwww

    Aku baru tau soal Okra
    Selama ini belum pernah lihat
    Kalau Oyong, Peria dan Paprika sih aku tau

    Apakah enak, Mbak Mila?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Rasanya udah diceritain di postingannya hehee

      Hapus
  12. Ini beda yaa ama oyong ??? hahaha
    Kayak nya mirip yaaaa

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...