Kamis, 23 November 2017

Watu Dodol Hotel, Banyuwangi

Saya pilih hotel ini karena ketika riset tentang tempat melihat matahari terbit di Banyuwangi, nama daerah Watu Dodol yang sering muncul dan satu kali pernah saya lihat nama Watu Dodol Hotel. Ketika saya cari di web booking hotel ternyata rate-nya cocok dengan budget saya. Tapi waktu itu saya tidak langsung booking. Kira-kira seminggu sebelum berangkat, ketika Pagit dan Susi sudah memutuskan ikut saya baru booking. 

Jarak resort ini tidak jauh dari Stasiun KA Banyuwangi Baru, tapi jauh kalau ke pusat kota. Kami bertiga naik angkot kuning yang sudah menguntit kami sejak keluar dari stasiun dan sempat makan siang depan stasiun. Tapi kalaupun tidak ada angkot itu kami juga bingung mau naik apa (waktu itu belum tahu kalau di Banyuwangi sudah ada Uber dan Grab), karena jalur itu tidak dilalui angkot. Kami membayar 20,000 / orang, yang memang mahal banget sih tapi yah daripada jalan kaki siang bolong bawa-bawa gembolan. Walaupun pada akhirnya yang mengantarkan kami bertiga ke baluran ya angkot itu juga. 

Ketika memasuki kawasan resort, saya senang sekali karena diatas ekspektasi. Tempatnya enak, nyaman, hommy banget. Kami dapat kamar yang menghadap kolam renang dan laut. Kamarnya juga luas dan bersih, bergaya arsitektur resort di Bali yang kamar mandinya ada open space-nya. Bedanya kalau di Bali, untuk mendapatkan resort macam begitu yang posisi dipinggir pantai, harus keluar uang paling tidak dua kali lipat. 

Waktu kami datang resortnya sepi, karena waktu itu hari Jumat. Tapi di halaman resort yang pas bersisian dengan pantai sedang dipasang dekor pernikahan. Rupanya ada yang mau menikah disitu keesokan harinya. Saat kami tiba hanya ada kami bertiga dan sekeluarga bule, jadi puas main-main dan foto-foto di kolam renangnya. 

View from our room
Dari halaman hotel di sebelah kanan terlihat Pelabuhan Ketapang dan kapal-kapal yang sedang menyebrang menuju Pulau Bali. Sosok Pulau Bali tampak pas di depan, bersebrangan dipisahkan laut. Di spot inilah keesokan pagi kami menyaksikan matahari terbit. Di sebelah kiri kami bisa lihat patung Penari Gandrung ikon Banyuwangi. Konon disitu terdapat Watu Dodol. Seperti biasa saya selalu kurang riset kalau jalan-jalan, jadi ketika Pagit bertanya seperti apakah Watu Dodol say atak bisa jawab.

Pertanyaan terjawab ketika kami bertiga makan malam di restoran hotel. Di kotak tissue meja makannya terdapat gambar batu lonjong warna hitam dibawahnya ada tulisan Watu Dodol. Ternyata Watu Dodol adalah Batu yang warnanya hitam dan bentuknya lonjong seperti dodol. Tapi anehnya Watu Dodol letaknya di tengah-tengah jalanan banget. Banyak cerita urban legend dan ada juga yang rada mistis ketika kami google tentang Watu Dodol. 

Yang paling penting buat saya adalah misi melihat matahari terbit pertama kali di Pulau Jawa sudah terlaksana.

View Sunrise dari Watu Dodol Hotel


Lokasi:
Jl. Raya Situbondo No.290
Ketapang, Kalipuro
Kabupaten Banyuwangi



13 komentar:

  1. coba dijilat dikit watu dodolnya, mungkin rada manis plus sepet kena debu jalanan.. :D

    BalasHapus
  2. pemandangan kok bagus bagus banget ya, setiap berkunjung ke blog blog ada ulasan wisata, sepertinya indah indah banget, jadi berhayal pengin jalan jalan

    BalasHapus
    Balasan
    1. menghayal jalan2 juga asik kog, gak capek lagi hehee

      Hapus
  3. Wuiih asik bgt itu dapet sunset di sebelah pulau Bali..

    -Traveler Paruh Waktu

    BalasHapus
    Balasan
    1. hoki juga, awalnya agak deg2an klo sunrise ketutup mendung, ternyata cerah

      Hapus
  4. Yang hotel ini deket klo mau ke kawah ijen ga, mb mila? Aku ada rencana mau ke banyuwangi jg. Tapi masih nyari2 penginapan yang worth it buat diinepin sehari.

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau ke kawah ijen jauh, masih lebih dari 1 jam. di banyuwangi banyak kog penginapan yang bagus dan murah

      Hapus
  5. Nginep di tempat-tempat yang ada urban legend-nya gitu pasti bikin deg-degan ya? Hehehe

    BalasHapus
  6. waaaahhhh
    Indah nya

    Aku belum pernah liat sunrise dari lau huhuhu
    Mau juga ih

    BalasHapus
  7. Mbak iparku sekarang lg di banyuwangi. Mau tutup tahun di sana. Asyik banget deh ah. Apa daya cutiku udh habis dan hrs jaga kantor pas akhir tahun :p. Pernah lewatin banyuwangi, tp cm untuk nyebrang ke bali mil :D. Ga eksplor kotanya...

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...