Memancing ikan ternyata kegiatan yang membutuhkan kesabaran, kegigihan dan daya tahan terhadap rasa bosan. Kalau aku sih enggak tahan sama kegiatan yang macam begitu.Mana tahan orang yang ga betah diam lama-lama kayak aku gini musti menunggu ada ikan malang lewat yang memakan umpan trus kekait sama kail pancingan. Daripada lama-lama begitu mendingan langsung beli ikannya di supermarket. Efektif dan efisien.
Tapi buat Chacha Said, ketika ada Om yang ngajakin mancing di salah satu empang nya di Pengalengan, ini merupakan tantangan.

Sayangnya setelah seharian berkutat dengan umpan, kail, pancingan dan panas matahari.. tidak ada satu ikan pun yang mampir di pancingannya Chacha Said. Berbagai macam umpan sudah dicoba, mulai dari keju, daging hingga daun-daunan, ternyata tidak mampu menarik perhatian ikan-ikan nila yang berenang-renang di empang. Kasian Chacha Said. Sampai-sampai Papa Said ikut turun tangan, mengambil alih pancingan.

Akhirnya Chacha Said dan Papa Said pulang dengan tangan kosong.
Sementara itu Om yang mengajak memancing itu, dengan hanya bermodalkan daun-daunan sebagai umpan berhasil mengail beberapa ekor ikan. Chacha Said dan Papa Said hanya bisa memandang dengan tatapan sinis penuh iri dan dengki.

Trus, aku ngapain ya kira-kira? kan ga suka ikut-ikut mancing... Petik Cabe aja deh. Biar kayak Chacha Said & Papa Said udah seharian mancing ga dapet apa-apa.. cabe deeech.. heheheheee..
