Dengan semakin berkembangnya jaman, maka kebutuhan Primer manusia bertambah dari Sandang, Pangan, Papan menjadi Sandang, Pangan, Papan, Toilet, dan Henpon. *ngarang*Malahan mustinya Toilet tuh kebutuhan primer yang nomor satu, secara kalo Sandang, Pangan, Papan bisa ditahan tapi klo kebutuhan kita akan toilet merupakan kebutuhan mendesak yang sulit ditahan.
Dengan semakin berkurangnya hutan-hutan, kebon-kebon dan pepohonan. Ditambah sungai-sungai dan kali-kali yang semakin tercemar, orang-orang mulai beralih ke toilet untuk melampiaskan hasratnya *makin ngarang* Pun, di beberapa tempat khususnya di daerah yang masih tradisional, tradisi memenuhi panggilan alam di ALAM masih di pertahankan dan dilestarikan.
Toilet disebut dalam berbagai bahasa. Di bahasa Indonesia sendiri ada macam-macam sebutan untuk toilet: kamar kecil, WC, kakus dsb. Belum lagi sebutannya dalam bahasa daerah. Itu aja baru di Indonesia, belum di Luar Indonesia. Di Malaysia yang bahasanya deket-deket dari Indonesia aja "toilet" disebut Tandas Awam... jauh kan?!
Belajar dari pengalaman saya di Vietnam, dimana jarang ada orang mengerti bahasa Inggris, sejak itu kalau pergi kemana-mana saya selalu sedia catatan kecil yang bertuliskan 'Toilet' dalam bahasa lokal. Jadi ketika 'alam memanggil' kita tinggal kasih liat catatan kecil itu. Malahan hal pertama yang saya lakukan kalau ketemu orang lokal yang bisa bahasa inggris adalah meminta orang tersebut menuliskan bahasa lokal 'Toilet' di secarik kertas tersebut.
Belajar dari pengalaman saya di Vietnam, dimana jarang ada orang mengerti bahasa Inggris, sejak itu kalau pergi kemana-mana saya selalu sedia catatan kecil yang bertuliskan 'Toilet' dalam bahasa lokal. Jadi ketika 'alam memanggil' kita tinggal kasih liat catatan kecil itu. Malahan hal pertama yang saya lakukan kalau ketemu orang lokal yang bisa bahasa inggris adalah meminta orang tersebut menuliskan bahasa lokal 'Toilet' di secarik kertas tersebut.
Toilet juga terdapat dalam berbagai bentuk. Ada yang terletak di Pom Bensin, rumah makan, rumah penduduk, bahkan di pinggir jalan. Waktu ke Shanghai saya akhirnya menemukan toilet canggih yang sebelumnya pernah saya baca di buku Naked Traveler, yakni Toilet yang bisa nge-flush sendiri ketika kita buka pintu nya. Waktu itu saya sedang menggunakan fasilitas toilet umum di Shanghai Expo ketika mendapati tulisan Automatic Flush, saya langsung teringat tulisan Mbak Trinity tentang toilet yang bisa nge-flush sendiri.... dan bergumam dalam hati.... woooooh... beneran canggiiiiiih.
Toilet yang bisa nge-flush sendiri memang sepertinya belum ada di Indonesia, tapi kalau toilet dalam kontainer di indonesia juga ada loh. Toilet dalam kontainer ini biasa di temukan di tempat-tempat rekreasi umum yang berada di outdoor seperti di Monas dan stadion Senayan. So, buat kamu-kamu yang ingin merasakan sensasi ber-toilet yang "BEDA" silahkan langsung mengunjungi toilet kontainer yang terdekat dari rumah kamu.











