Portugis jaman dulu pernah jadi bangsa yang hebat, pokoknya mengukir sejarah banget deh. Bangsa Eropa pertama yang berhasil menjelajah sampai ke Jepang dan China. Bangsa Eropa pertama juga yang berhasil sampai ke daerah yang saat ini menjadi wilayah negara Malaysia dan Indonesia. Belanda dan Inggris perlu waktu seratus tahun lebih buat nyusul Portugis.
Awal abad ke-16 Portugis berhasil menaklukan Goa di India. Dari Goa misi penjelajahan berlanjut ke arah Timur, sampai ke Malaka. Waktu itu Malaka merupakan sebuah kerajaan mungil yang sibuk. Karena lokasi nya yang strategis tempat ini menjadi commercial port bagi pedagang-pedagang dari China, Arab, India dan Sumatera. Portugis berambisi menguasai Malaka karena dipikirnya dengan menguasai daerah tersebut dia dapat memonopoli perdagangan rempah-rempah ke Eropa, yang saat itu komoditas mahal.
Bulan Agustus tahun 1511, pasukan Portugis dipimpin oleh Afonso de Albuquerque berhasil menguasai Malaka kemudian membangun benteng disekitarnya, Fortaleza de Malaca - yang memiliki 4 gate: Porta de Santiago, The gateway of the Custom House Terrace, Porta de São Domingos, Porta de Santo António. Namun sekarang benteng tersebut sudah hancur, nyaris tidak berbekas. Yang sisa hanya tinggal reruntuhan salah satu gate nya, Porta de Santiago, yang sekarang dikenal dengan A Famosa.(wikipedia)
Di atas bukit yang paling tinggi di bangun lah sebuah gereja, letaknya ga jauh dari A Famosa. Gereja ini juga nasibnya sekarang cuman lebih beruntung sedikit dari A Famosa. Walaupun atapnya udah ga ada, tapi sebagian besar temboknya masih kokoh. Waktu Belanda mengambil alih Malaka dari Portugis, gereja ini masih di gunakan sampai kemudian dibangun Christchurch di samping Stadthuys, semua kegiatan keagamaan pun pindah ke Christchurch.
Pada waktu Belanda di ganti Inggris, nasib gereja ini lebih miris - hanya jadi gudang mesiu. Mungkin orang-orang males kali ya kalo mau ke gereja musti manjat bukit dulu. Kualat tuh orang-orang Inggris, masa tempat ibadah nya dijadiin gudang -_-"
| St. Paul's hill |
| Inside the Church Ruins |
Yang saya ga ngerti adalah kenapa di dalam gereja ada sumur air. Sumurnya sekarang udah kering sih, dan banyak koin-koin berserakan di dalamnya. Konon itu semacam potluck gitu, lempar koin dan make a wish, and it'll come true. Saya pun ga mau kalah, melempar koin 500 Rupiah ke dalem sumur yang atas nya ditutup jeruji besi. Semoga aja uang rupiah saya bisa bergaul dengan koin-koin mata uang negara lain supaya bisa lebih gaul dan nilainya ga jeblok-jeblok amat.
| di bawah sana ada koin 500 perak saya |
Kalo malem-malem saya di suruh kemari, ga akan saya berani. Tempatnya horor banget, apalagi ada batu-batu nisan di jejer-jejerin. Bikin tambah horor. Awalnya saya ga ngerti kenapa itu batu-batu nisan di jejerin di situ, tapi setelah baca ini saya baru ngerti bahwa dulu nya pernah ada beberapa orang yang sempat di kubur di dalem St. Paul's church ini. Sekarang sih kuburan-kuburan nya yang lain juga udah dipindahin, makanya itu batu nisan nya di jejerin di tembok-tembok gitu. Termasuk St. Francis Xavier yang patung nya berdiri di sebelah reruntuhan gereja ini.
| Tombstones |
| Yak dipilih..dipilih... |
St. Francis Xavier adalah seorang missionary yang di beri kepercayaan untuk jadi semacam penanggung jawab gereja ini. Beliau dan beberapa rekan sempat membangun sekolah di dekat St. Paul's Church. Beliau sempat menjalankan misi hingga ke Cina, hingga akhirnya meninggal dunia di sana karena sakit. Jenazahnya di bawa ke Malaka dan sempat di kubur sementara di St. Paul's Church selama beberapa bulan kemudian di bawa ke Goa, India.
Patung St. Francis Xavier yang ada di sebelah reruntuhan St. Paul's Church baru didirikan di abad ke-20, untuk memperingati 400 tahun sejak beliau mengemban misi di Malaka. Sehari setelah patung di didirikan, bagian tangan sebelah kanannya tertimpa batang pohon hingga patah. Jadi yang bisa kita lihat sekarang adalah patung St. Francis Xavier yang tanpa tangan kanan. Ada cerita-cerita seram, konon kalo malem patung ini suka keliatan mengeluarkan air mata kayak nangis. Hiiiii..... hayoooo siapa berani bukti'in?
| Patung St. Francis Xavier tanpa tangan kanan |

