Saya lupa bagaimana awalnya tiba-tiba kepingin piknik di Waduk Jatiluhur. Iya. Piknik.
Siapa lagi yang selalu mendukung gagasan-gagasan absurd saya selain Cipu. Iya. Cipu.
Akhirnya saya dan Cipu memutuskan untuk segera merealisasi gagasan tersebut di akhir pekan. Kebetulan Toni dari Jones Street-Melbourne baru saja bergabung di Jakarta karena mendapat pekerjaan di tempat yang berkantor di ibukota.
Kami berangkat sekitar jam 9 dari Plaza Festival di Kuningan yang ditetapkan sebagai meeting point di hari itu. Cipu datang membawa sekotak donat, sekotak pastel dan sebuah buku karangan Rossa Indah berjudul Crossroad yang berkisah tentang lika-liku percintaan dalam roadtrip ke Toraja.
Kami berhasil tiba di lokasi Waduk Jatiluhur tanpa ada acara nyasar-nyasar. Lokasi nya tidak begitu jauh dari exit toll Jatiluhur dan banyak petunjuk arahnya. Cipu hanya bertanya satu kali ke tukang ojek yang mangkal ketika kami tiba di pertigaan yang tidak tampak penunjuk arah menuju Waduk Jatiluhur. Tidak lama kami tiba di gerbang loket masuk area wisata sekitar Waduk Jatiluhur yang bernama Grama Tirta Jatiluhur.
Selain waduk yang berfungsi mengalirkan kebutuhan air ke Jakarta dan PLTA Ir. H. Djuanda, di area itu ada hotel, tempat outbond, water boom dan rumah makan yang menjual ikan dari danau. Kalau menyebrang pakai perahu, kita juga bisa ke perkampungan nelayannya yang terapung dan makan di resto terapung disana. Tapi setelah ditanya-tanya ternyata naik perahunya mahal juga, satu perahu 500 ribu, dan kami hanya bertiga jadi patungan per orang nya mahal, kalau rame-rame sih mau juga tuh.
Akhirnya saya, Toni dan Cipu memutuskan untuk piknik aja di bawah pohon rindang di tepi danau. Sebelumnya beli makanan ikan mujaer bakar dan karedok yang enak banget. Di sana banyak tersedia tikar-tikar yang sengaja digelar untuk disewakan 10 ribu rupiah berapa pun lamanya. Cipu dan Toni jajan Es Kelapa Muda buat dessert, sementara saya yang sudah kekenyangan tidur-tiduran ditiup angin sepoi-sepoi. Relaxing. Ga jauh dari Jakarta. Ga mahal.
![]() |
| PLTA Djuanda |
![]() |
| Kapal yang disewakan untuk keliling Danau |
![]() |
| Reservoir nya yang warna kuning itu |
![]() |
| Piknik |
![]() |
| Nonton orang main canoe |








